Iklan Produk Online Serta Beragam Jenisnya yang Banyak Digunakan

Ketika Anda mulai untuk membangun sebuah bisnis, membuat iklan dan memasarkan produknya adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Jika dahulunya berikan hanya bisa dilakukan dengan cara konvensional misalnya dengan menggunakan banner, saat ini bisa menggunakan media online. Iklan produk tersebut bisa dipasarkan dengan menggunakan media sosial ataupun di media iklan berbayar. Tujuannya sendiri bermacam-macam dan salah satunya adalah agar masyarakat luas pengguna internet tahu akan produk tersebut sehingga tertarik untuk membelinya.

Ada beragam jenis online campaign yang biasanya digunakan. Pertama adalah direct advertising yang merupakan iklan dimana pemilik produk atau iklan tersebut memiliki kontrak secara resmi dengan penyedia media iklan agar bisa menampilkan iklan sesuai dengan kesepakatan kontrak. Media yang dipergunakan adalah blog atau website bahkan website yang merupakan portal berita mendapatkan pemasukan dari iklan yang dipasang. Keunggulan dari jenis ini adalah praktis dan iklan banyak yang melihatnya. Namun kekurangannya adalah ukuran iklan yang sesuai dengan harga kontrak. Jika kontrak tersebut berharga murah maka ukuran iklan juga kecil sehingga kalah dengan perusahaan lain yang juga menggunakan media tersebut namun memiliki banner yang lebih besar.

Kedua adalah self-service advertising dimana materi, penempatan, tampilan dan teks yang akan dipergunakan untuk iklan tersebut dibuat sendiri dan dipasang dengan metode yang juga dilakukan dengan kemampuan sendiri. Jenis iklan ini dibuat bisa di media iklan yang berbayar. Keunggulannya adalah anda leluasa untuk memasang iklan dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan Anda baik dari sisi isi iklan, tata letak ataupun gambar yang digunakan. Namun, kekurangannya adalah jika keahlian tidak mumpuni maka hasil iklan tidak akan maksimal.

Ketiga adalah ad network. iklan produk  menggunakan cara ini membutuhkan bantuan atau mediasi atau pihak ketiga sebagai penghubung antara pemilik iklan dengan pemilik dari situs website. Jaringan iklan inilah yang umumnya menargetkan kampanye yang tidak memiliki target audience khusus namun tetap mengincar pengguna internet untuk melihat iklan ini dengan biaya yang diminimalkan.

Keunggulan dan kelemahan dari Ad Networks adalah:

  • Kelebihan: Anda bisa lebih fokus untuk menuliskan konten dari website misalnya untuk online shop tanpa harus berusaha payah untuk mencari orang yang mau untuk memasang iklan di blog.
  • Kelemahan: Kebebasan yang terbatas misalnya tidak bisa menentukan jenis iklan apa yang Anda ingin tampilkan. Hal tersebut disebabkan karena ad networks memiliki peraturan yang berkaitan dengan pemasangan iklan dan peraturan tersebut harus Anda ikuti.

Keempat adalah contextual advertising yang menargetkan isi dari website yaitu produk yang ada di website tersebut. Iklan tidak ditampilkan secara acak namun dipilih sistem secara otomatis yang relevant dengan konten dan iklan. Keunggulan dan kelemahan dari jenis iklan ini adalah:

  • Posisi iklan sudah otomatis dipilih sistem yang tepat berdasarkan dengan produk yang dipromosikan. Karena hal tersebut pengguna internet bisa melihat iklan yang berkaitan langsung dengan konten yang dicari. Iklan ini juga memiliki bayaran yang murah karena hitungannya adalah per klik dari para pengunjung.
  • Kekurangannya: Pasar konsumen tidak bisa ditentukan oleh pemilik produk/pemasang iklan.

Kelima adalah social advertising. Iklan produk ini diperuntukkan untuk sosial media dan format dari iklan ini memanfaatkan adanya dinamika pengaruh sosial misalnya viral marketing, rekomendasi langsung dari teman. Keunggulannya adalah promosi menjadi lebih mudah dan tidak perlu menyiapkan biaya yang besar karena medsos banyak dipergunakan saat ini. namun kekurangannya adalah Anda harus punya blog/web untuk landing page.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *